Pertandingan Torino vs AS Roma pada pekan ke-21 Serie A Italia musim 2025/2026 menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian pecinta sepak bola. Duel Torino vs AS Roma akan berlangsung di Olimpico Grande Torino, Senin, 19 Januari 2026, pukul 00.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio. Kedua tim sama-sama membawa misi penting: Torino ingin menjaga stabilitas di papan tengah, sementara Roma berambisi menembus zona Liga Champions.
Musim ini, Torino tampil dengan wajah yang lebih agresif dan menghibur dibanding musim-musim sebelumnya. Meski konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah, Il Toro menunjukkan keberanian untuk bermain terbuka, terutama saat tampil di depan pendukung sendiri.
Bermain di kandang memberi dorongan mental besar bagi Torino. Dukungan suporter di Olimpico Grande Torino kerap menjadi faktor pembeda ketika mereka menghadapi tim-tim besar Serie A. Melawan Roma, Torino dipastikan akan mengandalkan intensitas tinggi, pressing ketat, dan transisi cepat untuk mengejutkan lawan.
Kepercayaan diri Torino semakin meningkat setelah hasil positif di ajang Coppa Italia. Pada pertemuan terakhir di babak 16 besar, Torino tampil luar biasa di markas AS Roma dan berhasil menang dengan skor 3-2. Kemenangan tersebut bukan hanya memberi tiket ke babak selanjutnya, tetapi juga keunggulan psikologis jelang laga liga ini.
Hasil itu membuktikan bahwa Torino memiliki kapasitas untuk melukai Roma, bahkan ketika bermain sebagai tim tamu. Kini, dengan status tuan rumah, mereka tentu ingin mengulang cerita manis tersebut.
Namun, performa Torino di Serie A belum sepenuhnya stabil. Pada laga liga terakhir, mereka harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor 0-2 di Gewiss Stadium. Gol dari Charles De Ketelaere dan Mario Pasalic menyoroti kelemahan Torino saat menghadapi tim dengan tempo tinggi dan tekanan agresif.
Kekalahan tersebut memperpanjang catatan negatif Torino menjadi tiga kekalahan dalam empat pertandingan liga terakhir. Meski begitu, posisi mereka di papan tengah masih relatif aman. Situasi ini memberi ruang bagi Torino untuk bermain disiplin tanpa beban berlebih, fokus pada organisasi permainan dan efektivitas peluang.
Di sisi lain, AS Roma menunjukkan tren positif sejak ditangani Gian Piero Gasperini. Pelatih berpengalaman ini membawa struktur permainan yang lebih rapi dan disiplin, terutama dalam fase bertahan dan transisi.
Roma kini tampil lebih solid secara kolektif. Lini tengah bekerja efektif dalam menjaga keseimbangan, sementara pertahanan mulai menunjukkan konsistensi. Namun, satu catatan penting adalah ketajaman lini serang yang belum sepenuhnya optimal, membuat Roma masih tertahan tepat di luar empat besar klasemen.
Dalam empat pertandingan Serie A terakhir, Roma berhasil meraih tiga kemenangan, sebuah sinyal kuat bahwa mereka kembali ke jalur yang benar. Kemenangan 2-0 atas Sassuolo di Stadio Olimpico pekan lalu menjadi bukti stabilitas tim.
Gol-gol dari Manu Kone dan Matias Soule menunjukkan bahwa Roma tidak hanya bergantung pada satu pemain untuk mencetak gol. Variasi serangan mulai terlihat, meski efektivitas di sepertiga akhir lapangan masih perlu ditingkatkan jika ingin bersaing di papan atas.
Menjelang laga ini, Torino harus menghadapi beberapa kendala dari sisi kebugaran pemain. Adam Masina masih absen karena memperkuat Maroko hingga final AFCON, sehingga sektor bek kiri kehilangan satu opsi penting.
Selain itu, Marcus Pedersen, Ivan Ilic, dan Ardian Ismajli berstatus diragukan tampil. Jika ketiganya tidak bisa bermain, pelatih Torino harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan tim, terutama dalam rotasi lini tengah dan pertahanan.
AS Roma datang ke Turin dengan masalah yang lebih serius di sektor penyerangan. Artem Dovbyk dipastikan absen, sementara Evan Ferguson masih belum pasti bisa tampil karena kondisi kebugaran.
Tak hanya itu, Neil El Aynaoui juga harus menjalani tugas internasional di Piala Afrika, membuat opsi menyerang Roma semakin terbatas. Situasi ini memaksa Gasperini untuk mengandalkan kreativitas lini kedua dan memaksimalkan peluang dari bola mati.
Pertandingan Torino vs AS Roma diprediksi akan menjadi adu taktik yang menarik. Torino kemungkinan besar mengandalkan intensitas, duel fisik, dan kecepatan transisi. Sementara itu, Roma akan mencoba mengontrol tempo permainan dengan struktur yang rapi dan penguasaan bola yang lebih sabar.
Kunci pertandingan terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Torino harus memaksimalkan setiap peluang yang mereka dapatkan, sedangkan Roma wajib tampil klinis meski dengan keterbatasan di lini depan.
Dengan kondisi kedua tim saat ini, laga diperkirakan berlangsung ketat dan penuh duel keras. Torino akan bermain agresif sejak awal untuk memanfaatkan dukungan publik sendiri. Roma, di sisi lain, kemungkinan bermain lebih hati-hati sambil menunggu celah melalui serangan balik cepat.
Jika Torino mampu menjaga disiplin dan tidak kehilangan fokus, mereka punya peluang besar untuk mencuri poin. Namun, pengalaman dan kedalaman taktik Roma tetap menjadi ancaman serius.
Melihat performa, kondisi tim, dan faktor kandang, pertandingan ini berpotensi berakhir imbang dengan skor tipis.
Prediksi skor akhir: Torino 1-1 AS Roma.
Hasil ini akan mencerminkan keseimbangan kekuatan kedua tim sekaligus menjaga persaingan ketat di papan tengah dan zona Eropa Serie A Italia 2025/2026.
Prediksi Susunan Pemain Torino vs Roma
Torino (3-5-2): Franco Israel; Ismajli, Guillermo Maripan, Saul Coco; Lazaro, Tameze, Gineitis, Vlasic, Aboukhlal; Ngonge, Duvan Zapata
Pelatih: Marco Baroni
Roma (3-4-2-1): Svilar; Ghilardi, Mancini, Mario Hermoso; Celik, Kone, Pisilli, Tsimikas; Matias Soule, Dybala; Bailey
Pelatih: Gian Piero Gasperini
Head to Head Torino vs Roma

5 pertemuan terakhir
14/01/26 AS Roma 2-3 Torino
14/09/25 AS Roma 0-1 Torino
26/05/25 Torino 0-2 AS Roma
01/11/24 AS Roma 1-0 Torino
27/02/24 AS Roma 3-2 Torino